Tips Memilih Roll Film Untuk Fotografer Analog Pemula

Pernah nggak sih kamu ingin membeli roll film tapi bingung mau beli yang mana, karena kamu mungkin baru pertama kali motret pakai analog. Nah di artikel kali ini akan berbagi beberapa tips untuk menentukan pilihan roll film. Apa aja sih yang perlu kamu perhatikan, biasanya kalau kamu membeli kemasannya dalam bentuk box dengan berbeda-beda jenisnya.

 

Yang pertama yang perlu kamu perhatikan itu jenisnya mau warna atau hitam putih.Kita bisa lihat ada tulisan colour negatif artinya warna, kalau ini black and white negatif artinya hitam putih. Biasanya terdapat tulisan black and white prints atau colorful film, jadi ada dua macam hitam putih atau warna tinggal kamu tentukan pilihannya.

 

Selain itu di kemasannya juga ada angka misalnya 100, nah biasanya itu kelipatannya 100 jadi antara 100-800. Angka ini artinya ISO atau ASA, jadi angka itu menandakan seberapa sensitif filmnya terhadap cahaya. Semakin tinggi angkanya semakin sensitif dia dengan cahaya. Kalau kamu bayangin 100 itu biasanya dipakai untuk pagi hari atau dalam ruangan. Semakin tinggi artinya bisa dipakai untuk malam atau dalam ruangan.

 

Selanjutnya kamu bisa lihat beberapa hal lagi, misalnya di kemasannya juga kita bisa melihat jumlah berapa banyak frame yang bisa kita pakai. Misalnya ada tulisan 36 artinya 36 frame. Biasanya selain 36 ada juga yang 27 ditulisnya EXP, artinya exposure yaitu berapa banyak frame yang bisa di pakai dalam satu rol ini. Jadi kamu tinggal pilih saja mau yang 36 atau yang 27.

 

Setelah kamu buka nanti kemasannya dalam bentuk tabung warna putih ada yang warna hitam . Jika dibuka baru terdapat canister filmnya. Informasi yang tadi kamu lihat di kemasan box nya itu akan ada lagi bagian luar canister. Jadi sama seperti informasi tertulis seperti ISO atau ASA kemudian ada jenis filmnya apa, mereknya apa. Dan ada black-and-white di yang tertulis dan ada color, Jadi kamu bisa lihat lagi di dalamnya untuk mempermudah bagi kamu yang masih pemula.

 

Selain itu dikenal canisternya juga terdapat warna silver namanya DX code. DX code ini berfungsi untuk kamera yang memiliki sensor seperti kamera Minolta. Jadi kalau kita lihat di dalamnya kamera Minolta akan ada sensor yang bisa membaca DX code tadi. Ada juga kamera yang tidak terdapat DX code didalamnya jadi kosong tanpa ada silvernya. Fungsi DX code sendiri untuk memberi tahu ke kamera yang memiliki fitur otomatis tadi Asa filmnya berapa. Jadi kameranya bisa mengatur settingnya seperti apa dengan film yang kita pakai. Ada juga kamera tanpa sensor DX codenya. Jadi roll film nya tidak bisa bekerja secara otomatis.

 

Selain itu yang bisa kamu perhatikan lagi warna plastiknya. Jika kita lihat untuk warna plastiknya agak orange atau coklat untuk hasil foto berwarna. Sedangkan yang hitam putih itu biasanya warna plastiknya abu-abu. Jika dibandingkan terlihat perbedaan antara foll film hitam putih dengan plastik abu-abu dan roll film berwarna dengan plastik orange atau coklat. Terdapat juga roll film cinema denngan warna plastik hitam.

 

Selanjutnya kamu bisa tentukan sebelum memotret, kamu suudah mengetahui memotretnya pakai warna atau item putih. Selain itu juga kamu harus menentukan ingin memotret dengan kondisi seperti apa. Misal motret di waktu malam, siang, indoor dan lain-lain. Jadi sebelum motret kamu sudah tahu kondisi yang akan kamu foto itu seperti apa.

Next Post

No more post

You May Also Like